Kegiatan

Dari Lapangan Merdeka Bone, Rindu kepada Sang Nabi Kembali Dihidupkan

PD HDMI Kabupaten Bone menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bone di Lapangan Merdeka.

Oleh HDMI Kabupaten Bone ·

Pengurus Daerah HDMI Bone menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. di Lapangan Merdeka Bone

Pengurus Daerah Himpunan Dai Muda Indonesia (PD HDMI) Kabupaten Bone, Muh. Syahril Sabirin bersama Muh. Nur Musbir, Mujaiz Walandah, dan Muh. Haedar menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone di Lapangan Merdeka, Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bone, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta masyarakat Kabupaten Bone. Peringatan Maulid menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam membangun peradaban umat.

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. di Lapangan Merdeka Bone

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan kembali nilai-nilai kenabian dalam kehidupan masyarakat.

“Rasulullah SAW. bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diteladani. Akhlak, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat perjuangan beliau harus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan tugas dan menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Kehadiran Ketua Umum bersama Sekretaris Umum dan Ketua Bidang Humas PD HDMI Bone dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen HDMI Bone untuk terus membangun silaturahmi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bone serta berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan kepemudaan di Kabupaten Bone.

Jemaah mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. pada malam hari

Syahril menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan Bone. Karena itu, pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda perlu terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, ulama, dai, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan.

“HDMI Bone siap mengambil bagian dalam membina generasi muda dan menghadirkan dakwah yang dekat dengan persoalan umat. Kita ingin lahir generasi muda Bone yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” tambahnya.